Djohan Rady

Djohan Rady

Djohan Rady adalah alumnus S2 Ilmu Filsafat, Universitas Indonesia. Kontributor tetap untuk Suara Kebebasan dan co-founder Indo-libertarian, sebuah komunitas libertarian di Indonesia. Bisa dihubungi di email [email protected] dan twitter @djohanrady

Opini 24 Jul 2017

Coba tanya ke orang-orang di sekitar kamu: apa lawan kata dari “fragile” (“rapuh” atau “rentan”). Kebanyakan orang akan menjawab “robust” (“kokoh”). Secara logika, jawaban ini salah.

Jika kita mendefinisikan hal-hal yang fragile sebagai sesuatu yang akan rusak, dan bahkan hancur, ketika mendapatkan guncangan atau tekanan, maka lawan kata atau kebalikan dari fragile bukanlah sekedar kokoh. Benda yang kokoh hanya sekedar “kuat” menerima guncangan atau tekanan. Lawan kata dari fragile haruslah sesuatu yang bukan sekedar “kuat”, tetapi “tumbuh” dan “berkembang” ketika mendapatkan guncangan atau tekanan. Benda-benda yang fragile membenci tekanan, ketidakpastian, dan instabilitas, sedangkan benda-benda yang berkebalikan dari fragile menyukai itu semua.

Opini 2 Jun 2017

Pilkada Jakarta 2017 menyisakan banyak perasaan tidak enak. Dimulai ketika Ahok “terpeleset lidah” menyebut-nyebut surat Al Maidah ayat 51. Umat Islam tersinggung, lalu marah-marah, sampai sekarang. Kontestasi pemilu Jakarta kemudian diwarnai sentimen ras dan agama yang sengit.

Cerita 27 Apr 2017

Seiring perkembangan politik dan kultur demokrasi yang semakin mapan, masyarakat semakin membutuhkan kanal untuk menyalurkan aspirasi dan idealisme mereka tentang kehidupan publik yang lebih baik. Tadinya (dan seharusnya), peran penyaluran aspirasi tersebut ada di partai politik. Namun, semakin ke sini peran partai politik berangsur-angsur berubah dari organisasi politik massa menjadi sekedar alat bagi para politisi untuk tetap berpartisipasi di dalam arena perebutan kekuasaan.

Opini 27 Mar 2017

Lagi-lagi ada ribut-ribut soal transportasi online. Di Bandung, ratusan supir angkot melakukan aksi mogok dan berunjuk rasa di depan Gedung Sate. Mereka menuntut Pemerintah Kota Bandung melarang GoJek, Grab, dan Uber. Di tengah-tengah aksi, sekelompok supir angkot merusak sebuah mobil yang dikira taksi online. Mereka merusak dan menghancurkan kaca mobil meski saat itu di dalam mobil terdapat sejumlah penumpang yang ketakutan.

Opini 21 Mar 2017

Tidak seperti anggapan kebanyakan orang, kapitalisme dan sosialisme adalah dua ideologi yang sebetulnya punya banyak kesamaan.

Salah satu contoh kesamaannya, kedua ideologi sama-sama merupakan ideologi emansipatif, dalam artian keduanya ingin membebaskan manusia dari kondisi sosial yang belum ideal. Selain itu, kedua ideologi juga punya posisi diametral terhadap negara (kapitalisme dalam semangat laissez faire dan sosialisme sebagai fase transisi sebelum terjadinya the withering away of the state).

Opini 30 Jan 2017

Salah satu olok-olok yang kerap dilontarkan para Marxis terhadap kapitalisme adalah mengenai mitos tentang kerja keras. Mereka mengatakan bahwa anjuran kerja keras agar hidup makmur dalam kapitalisme adalah omong kosong. Bagi para Marxis, struktur masyarakat kapitalisme sangat tidak adil, sehingga sekeras apapun anda bekerja, anda tidak akan pernah sekaya para pemilik modal yang mendapatkan profit hanya dengan ongkang-ongkang kaki. Salah satu bentuk olok-olok tersebut misalnya terdapat pada meme berikut: