Pilihan

Kemiskinan merupakan persoalan akut yang masih menjadi tema sentral dalam diskursus ekonomi, ilmu politik, dan ilmu-ilmu sosial pada umumnya. Jika dilihat dari perspektif sejarah, tingkat kemiskinan di dunia secara rata-rata memang terus menurun dibandingkan dengan, misalnya, seratus atau dua ratus tahun yang lalu. Tetapi, menurut data World Bank dari tahun 2012, masih ada sekitar 12,7 persen warga dunia hidup di bawah garis kemiskinan. Angka tersebut mungkin terdengar kecil. Tetapi jika diterjemahkan ke dalam angka nominal, itu berarti ada sekitar 896 juta orang miskin di dunia. Mengapa kemiskinan susah diberantas? Apa yang menyebabkan suatu masyarakat menjadi miskin?

Ketika mendengar konsep mengenai hak dasar, banyak konsep turunan mengenai berbagai macam  hak yang langsung terlintas di benak kita. Hak kebebasan beragama, hak kebebasan berbicara, hak kebebasan berekspresi, hak atas privasi dan hak kebebasan pers merupakan beberapa diantaranya. Pengakuan dan perlindungan negara terhadap hak-hak tersebut merupakan salah satu instrumen terpenting untuk menjaga keberlangsungan demokrasi dan masyarakat bebas. Tanpa adanya pengakuan dan perlindungan mengenai hak-hak tersebut akan sangat mustahil keberlangsungan demokrasi dan masyarakat bebas dapat terjaga. Lebih jauh, sejarah telah mencatat bahwa pengabaian terhadap hak-hak dasar ini tidak lain merupakan jalan mulus untuk memunculkan kesewenang-wenangan negara yang tidak jarang berujung pada totalitarianisme.