Muhamad Iksan

Muhamad Iksan

Muhamad Iksan (Iksan) adalah Pendiri dan Presiden Youth Freedom Network (YFN), Indonesia. YFN berulang tahun pertama pada 28 Oktober 2010, bertempatan dengan hari Sumpah Pemuda. Iksan, juga berprofesi sebagai seorang dosen dan Peneliti Paramadina Public Policy Institute (PPPI), Jakarta. Alumni Universitas Indonesia dan Paramadina Graduate School ini telah menulis buku dan berbagai artikel menyangkut isu Kebijakan Publik. (public policy). Sebelum bergabung dengan Paramadina sejak 2012, Iksan berkarier sebagai pialang saham di perusahaan Sekuritas BUMN. Ia memiliki passion untuk mempromosikan gagasan ekonomi pasar, penguatan masyarakat sipil, serta tata kelola yang baik dalam meningkatkan kualitas kebijakan publik di Indonesia.

Iksan bisa dihubungi melalui email [email protected] dan twitter @mh_ikhsan

Editorial 26 Apr 2017

Pilkada Jakarta 2017 mengulangi sejarah pilkada Gubernur Ibu Kota sebelumnya, tidak mudah bagi petahana menang melawan penantang, bahkan dengan tingkat kepuasaan terhadap Gubernur berkuasa begitu tinggi, mencapai 70 persen.  Lalu bagaimana mungkin Petahana Gubernur Ahok terjungkal melawan seorang mantan Menteri yang sembilan bulan lalu terkena reshuffle Kabinet Presiden Joko Widodo.

Cerita 3 Mar 2017

10-11 Februari 2017 tercatat sebagai tanggal terlaksananya hajatan regional dari para penggiat dan pejuang Kebebasan (Asia Liberty Forum-ALF) dari berbagai kawasan di Asia. Ini kali kedua saya hadir, setelah sebelumnya tahun lalu di Kuala Lumpur-Malaysia, sebagai salah satu pembicara dalam sesi break-out konferensi 2016. Centre for Civil Society (CCS) bertindak sebagai tuan rumah ALF 2017 dengan dukungan penuh dari Atlas Network serta mitra lainnya seperti Frederich Naumann Foundation – Kantor Asia Selatan.

Cerita 5 Jan 2017

Sabtu 3 Desember lalu, kami mengadakan acara rutin bulanan laman ini, berupa pemutaran film (movie screening) dan diskusi setelahnya. Film yang kami pilih ialah The Commanding Heights: The Battle for the World Economy yang menghadirkan pembicara tunggal Ulil Abshar Abdalla, pendiri Jaringan Islam Liberal. Acara ini mengambil tempat di Paviliun 28, Jakarta Selatan, sebuah café yang juga menyediakan cinema.

Editorial 6 Des 2016

Gelombang unjuk rasa besar kembali melanda Ibukota, setelah 4 November, kini 2 Desember menjadi saksi sejarah tentang bagaimana pertikaian politik di sekitar Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta berasa nasional, telah berubah menjadi gelombang massa besar. Apresiasi patut kita tujukan kepada demonstran dan penggerak aksi unjuk rasa maupun  pihak keamanan Kepolisian Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia dapat mengambil jalan damai ditengah panas dinginnya suasana.

Opini 3 Nov 2016

Tulisan Arie Putra Mencari Martir Kebebasan di Pilkada Jakarta mengundang respon yang menarik, terutama dari para penentang. Saya tidak bermaksud membahas komentar-komentar yang menjadi pendukung atau penolak tulisan itu. Justru saya jadi berpikir saat Arie menutup tulisan perdana dengan pertanyaan mengelitik: ”Siapa bersedia menjadi martir kebebasan?”

Wawancara 4 Okt 2016

Saya beruntung dapat menghadiri acara konferensi untuk me-recharge pemahaman ekonomi-politik saya, wawasan dan jejaring baru melalui acara Public Choice Summer University di Bakuriani, Georgia. Konferensi yang berlangsung dari 9-15 Agustus 2016 diselenggarakan oleh panitia dari New Economic School (NES) Georgia. Acara yang telah lima kali terselenggara ini menghadirkan Prof. Randy Holcombe sebagai salah satu pembicara yang selalu hadir dalam konferensi tersebut.

Selain menghadirkan Randy Holcombe sebagai pembicara dalam sesi-sesi yang dipersiapkan NES Georgia, saya merasa beruntung dapat memperoleh kuliah dari lima orang profesor lainnya, yaitu Prof. Edward Stringham (Amerika Serikat), Prof. Pierre Garello (Perancis), Dr. Alberto Mingardi (Italia), Prof. Roland Vaubel (Jerman), dan Prof. Morteza Sameti (Iran), serta dua pembicara dari NES Georgia Paata dan Gia.

Randy Holcombe adalah Profesor Ekonomi pada Florida State University. Ia memperoleh Doktor Ekonomi dari Virginia Tech University dibawah bimbingan James Buchanan – pioneer Teori Pilihan Publik. Sebelum mulai mengajar di Florida pada tahun 1988, Ia pernah mengajar di Texas A&M University dan di Auburn University. Prof. Holcombe juga menjadi peneliti tamu senior (Senior Fellow) di James Madison Institute, sebuah lembaga pemikir yang memiliki spesialisasi isu-isu yang terkait pemerintah daerah. Berikut adalah wawancara Muhamad Iksan (MI) dan Randy Holcombe (RH).